Konsisten Dalam Kebenaran – Bhg. 3

Posted: April 12, 2010 in artikel.pilihan.ku, reminder
Tags:

Pemboikotan

Ibnu Sa’ad telah meriwayatkan dalam ath-Thabaqat dari al-Waqidi dari Ibnu Abbas, dan Abu Bakar bin Abdurrahman bin al-Haris bin Hisyam, dan Utsman bin Abi Sulaiman bin Jubair bin Muth’im (hadis sebahagian mereka masuk kepada sebahagian yang lain): Orang Quraisy telah menulis surat kepada Bani Hasyim agar mereka tidak menikah, berjual-beli dan bergaul dengan kaum Quraisy. Mereka telah memutuskan bantuan barang dagangan dengan Bani Hasyim. Bani Hasyim tidak keluar kecuali dari satu musim ke musim yang lain sehingga ditimpa kesusahan dan terdengar suara tangisan anak-anak mereka di balik lembah-lembah. Di antara orang-orang Quraisy ada yang gembira melihat keadaan itu dan ada pula yang sebaliknya. Mereka tinggal di lembah itu selama tiga tahun. Adz- Dzahabi di dalam at-Tarikh telah menceritakan khabar pemboikotan ini dari Musa bin Uqbah dari Az-Zuhri.

Mengolok-olok dan Mengejek

Ibnu Hisyam berkata di dalam Sirahnya, Ibnu Ishaq berkata; Aku telah diberitahu Yazid bin Ziad dari Muhammad bin Ka’ab al-Karzi, setibanya di Thaif, Rasulullah SAW pergi menemui beberapa penduduk Tsaqif. Mereka adalah para pemimpin dan tokoh-tokoh Bani Tsaqif. Mereka ada tiga orang bersaudara. Kemudian Rasulullah SAW duduk bersama mereka dan mengajak kepada agama Allah. Rasulullah SAW menyampaikan kepada mereka tentang tujuan kedatangannya, iaitu mencari orang yang bersedia menolong dan berjuang bersama baginda menghadapi siapa sahaja di kalangan kaumnya yang menentang baginda.

Salah seorang daripada mereka berkata, “Aku bersedia mencabut kain Ka’bah dan membuangnya jika Allah memang mengutusmu sebagai Nabi.” Yang lain berkata, “Adakah Allah tidak memilih orang lain untuk diutus selain engkau?” Kemudian mereka memprovokasi orang-orang yang jahil dan hamba sahaya untuk mencaci maki Rasulullah SAW dan meneriakkan kata-kata yang kotor. Ibnu Hibban di dalam Shahihnya dari Abdullah bin Amr, ia berkata; Aku telah hadir bersama mereka dan para pembesarnya berkumpul di al-Hijr, kemudian mereka bercerita tentang Rasulullah SAW dan berkata; Kami tidak melihat kelakuan daripada lelaki itu yang menjadikan kami tetap sabar terhadapnya. Dia menganggap bodoh mimpi-mimpi (hayalan) kami, mencaci maki nenek moyang kami, dan memperlekehkan agama kami, memisahkan kumpulan kami dan memaki-maki Tuhan kami. Kami telah bersabar darinya atas perkara yang agung (serius). Ketika mereka masih bergelimang dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba datanglah Rasulullah SAW. Baginda berjalan sehingga menghampiri tiang (Ka’bah). Baginda melalui mereka sambil thawaf di Baitullah.

Ketika baginda melewati mereka, mereka mengejek dengan beberapa perkataan. Abdullah bin Amr berkata; Aku mengenali pengaruh ejekan itu di wajah baginda, kemudian baginda berlalu. Ketika baginda melewati mereka kedua kalinya, mereka kembali mengejek lagi seperti yang pertama kali, dan aku mengenali pengaruh ejekan itu di wajah baginda, dan baginda berlalu. Kemudian melewati mereka ketiga kalinya, mereka pun kembali mengejeknya seperti tadi. Kemudian baginda bersabda: Apakah kalian mendengar wahai kaum Quraisy! Ingat, demi Allah yang menggenggam jiwa Muhammad, sungguh aku datang kepada kalian untuk memenggal (kalian)….”

Memutuskan Hubungan antara Pimpinan dan Pengikut

Imam Muslim telah meriwayatkan dari Sa’ad, ia berkata; kami pernah bersama Nabi SAW, jumlah kami ada enam orang. Kemudian kaum Musyrik berkata kepada Nabi, “Usirlah mereka itu agar tidak lancang kepada kami.” Sa’ad berkata; Sahabat Rasul SAW pada saat itu adalah aku, Ibnu Mas’ud, seorang lelaki dari Hudzail, Bilal, dan dua orang lelaki yang tidak aku kenali namanya.

Kemudian ucapan kaum Musyrik itu mempengaruhi diri Nabi SAW, dengan izin Allah. Sehingga Nabi SAW berbicara di dalam hatinya, kemudian turunlah Firman Allah: “Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaanNya.” (TMQ. al-An’am[6]: 52)

Tawar-menawar antara Mabda (Ideologi) dengan Tahta, Harta, dan Wanita

Abu Ya’la dalam al-Musnad dan Ibnu Muin dalam Tarikhnya telah meriwayatkan dengan isnad yang terpercaya perawinya selain al-Ajlah, tetapi kemudian ia menjadi orang yang terpercaya. Dari Jabir bin Abdullah ia berkata; Abu Jahal dan segolongan pembesar Quraisy berkata, “Sungguh telah menyebar kepada kita urusan Muhammad. Oleh kerana itu, carilah seorang lelaki yang sangat mengetahui sihir, perdukunan, dan syair. Kemudian ajaklah ia berbicara dan suruh ia mendatangkan penjelasan kepada kami tentang urusan Muhammad.” Maka Utbah berkata, “Aku telah mendengar perkataan tukang sihir, dukun, dan para penyair. Aku mempunyai pengetahuan tentang semua itu, dan tidak akan samar bagi kami jika urusan Muhammad adalah termasuk sihir, perdukunan, dan syair.” Kemudian Utbah mendatangi Nabi SAW, dan berkata, “Wahai Muhammad!, siapa yang lebih baik, adakah engkau atau Hasyim? Siapakah yang lebih baik, adakah engkau atau Abdul Muthalib? Siapakah yang lebih baik, adakah engkau atau Abdullah?”

Maka Nabi tidak menjawabnya. Utbah berkata, “Lalu kenapa engkau mencaci tuhan-tuhan kami dan menyesatkan nenek moyang kami? Jika engkau melakukan hal itu kerana ingin tahta, maka kami akan mengikat panji-panji kami kepada engkau sehingga engkau menjadi pemimpin kami; jika engkau menginginkan wanita, maka kami akan menikahkan engkau dengan sepuluh wanita yang boleh engkau pilih dari kalangan wanita Quraisy sekehendakmu; dan jika engkau menginginkan harta, maka kami akan mengumpulkan harta-harta kami untukmu yang bdapat menampungmu dan keturunanmu.” Rasulullah SAW diam tidak berbicara. Ketika Utbah selesai bicara, Rasulullah SAW membaca: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Hâ Mîm. Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui. (TMQ. Fushilat [41]: 1-3); sehingga ayat ketiga belas:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s